Konsep Dasar Pemrograman, Data, Model Komputasi, Prinsip Bahasa Pemrograman

Konsep Dasar Pemrograman

   Program merupakan kumpulan instruksi tertulis yang dibuat oleh programmer atau suatu bagian executable dari suatu software. Pemrograman adalah proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan suatu bahasa pemograman.
Secara umum terdapat 4 kelompok Bahasa Pemrograman yaitu :
  1. Object Oriented Language (seperti : Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
  2. High Level Language (seperti : Pascal dan Basic)
  3. Middle Level Language (seperti : bahasa C), dan
  4. Low Level Language (seperti : bahasa Assembly)
Tipe pemrograman ada 7 macam yaitu :
1. Pemrograman Procedural
  Procedural merupakan tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktifitas yang metode penyelesaiannya dilakukan langkah demi langkah secara eksak. Bahasa tingkat tinggi (seperti Cobol, Basic, Pascal, Fortran dan C )juga dinamakan sebagai bahasa procedural.
2. Pemrograman Terstruktur
  Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yangmendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur.
Contoh : Pascal, Cobol, RPG,  ADA, C.
3. Pemrograman Modular
  Merupakan suatu program yang dipecah-pecah ke dalam modul yang dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugasnya sehingga dengan begitu masalah akan menjadi lebih sederhana sehingga program dapat lebih mudah disusun dan dipahami.
4. Pemrograman Fungsional
  Merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memberlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika.
Contoh : Lisp, Scheme, ML, Haskell.
5. Pemrograman Berorientasi Obyek
  Contoh : C++, SmallTalks, Java
6. Pemrograman Visual
  Merupakan suatu program yang programnya menggunakan ekspresi visual (seperti grafik,gambar atau ikon)
7. Pemrograman Even-Driven
  Merupakan sebuah program yang menggunakan konsep OOP dimana pemrograman dapaat dimulai dari obyek yang diinginkan tanpa harus terurut.
Contoh : Visual Basic, Visual C++, Delphi
Kriteria Bahasa Pemrograman
Kriteria untuk penilaian suatu bahasa pemrograman terdiri dari:
   – Clarity, simplicity dan unity
   – Orthogonality
   – Kewajaran untuk aplikasi
   – Mendukung abstraksi
   – Kemudahan untuk verifikasi program
   – Lingkungan pemrograman
   – Portabilitas program
   -Biaya penggunaan

Data

  Objek data adalah pengelompokkan satu atau lebih potongan data di dalam virtual computer pada saat run-time. Objek data yang muncul selama program dieksekusi merupakan objek data buatan programmer dimana programmer secara eksplisit membuat dan memanipulasi melalui deklarasi dan statement di dalam program contohnya variable, konstanta, array, file dan seterusnya.
Tipe data merupakan suatu kelas objek data dengan kumpulan operasi untuk membentuk dan memanipulasinya.
 Elemen-elemen suatu tipe data mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :
a. Attribute
  Membedakan objek-objek data dari tipe tersebut misalnya nama objek data
b. Nilai
  Nilai dipengaruhi oleh hardware computer yang melandasinya.
c. Operasi
  Biasanyha menggunakan operasi secara matematika
     Tipe data dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
a. Tipe data dasar
Merupakan tipe data primitive yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
Tipe data dasar dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
1.       Tipe data Numerik
  • Enumerasi
  • Boolean
  • Character
  • Internationalization
  • Tipe data terstuktur
Dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :
  • Vector dan Array
  • Record
  • List
  • Character string
  •  Pointer dan objek data programmer-constructed\
  • Himpunan
b. Tipe data abstrak
  Merupakan suatu fasilitas dari bahasa pemrograman yang menampung aspirasi para programmer.

Model Komputasi

Model komputasi dibagi menjadi 3 yaitu :
  1. Model fungsional  :Terdri dari satu set nilai-nilai yang mencakup fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi.
  2.  Model logika : Terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup definisi hubungan dan kesimpulan logis.
  3. Model imperative :Terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan

Prinsip Bahasa Pemrograman

  Suatu bahasa pemrograman memiliki prinsip di dalam mendesain bahasa pemrograman tersebut yaitu terdiri dari :
  • Prinsip kelengkapan komputasional Model komputasional untuk tujuan umun suatu bahasa pemrograman harus universal
  • Prinsip implementasi di dalam mendesain suatu bahasa,prinsip implementasi seharusnya menuliskan daerah masalahnya dan di dalam penggunaan waktu dan ruang harus efisien agar lebih mudah di dalam mendesain bahasa pemrograman.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: