Membuat Jaringan VLAN

Pembuatan VLAN

Dalam tulisan ini akan dijelaskan cara membuat 2 jaringan Vlan dan menghubungkannya dengan Cisco, alat yg digunakan adalah:

  1. 1 buah router
  2. 2 buah switch
  3. 4 buah PC

Buatlah Topologi jaringan seperti berikut :

1

Pertama yang kita lakukan adalah melakukan beberapa pengaturan pada SW-1, diantaranya adalah pengaturan pembagian 2 VLAN, memberikan ip address dan juga memberi jalur akses kepada VLAN 10 dan VLAN 20, ikuti perintah berikut :

2

3

Kemudian kita atur pada bagian SW-2, ikuti langkah berikut :

4

Setelah melakukan semua konfigurasi di atas, kita coba untuk memverifikasinya dengan mengetikan perintah dibawah ini pada SW-1

5

Kemudian lakukan hal sama pada SW-2

6

Langkah selanjutnya adalah membuat SW-1 menjadi VTP server dan VTP-2 menjadi VTP Client, ikuti langkah berikut ini :

7

8

Verifikasikan VLAN seperti perintah dibawah pada SW-2

9

Terapkan VLAN pada interface SW-2, ikuti perintah dibawah

10

PC Client Test Connection

Coba lakukan tes ping antar client, lakukan ping dari PC-A1 ke PC-B1

11

Maka hasilnya akan berhasil, karena PC-A1 dengan PC-B1 terdapat pada satu jaringan VLAN. Teteapi, jika kita menghubungkan antara PC-A1 dengan PC-A2 maka hasilnya akan terjadi request timed out yang berarti antara VLAN-10 dan VLAN-20 belum terhubung.

Menghubungkan VLAN-10 dan VLAN-20

Untuk menghubungkan kedua VLAN lakukan konfigurasi pada Router, ikuti langkah berikut ini :

12

13

14

15

Selanjutnya yang kita butuhkan adalah menetapkan GATEWAY pada masing-masing PC, samakan gateway antara VALN-10 dengan VLAN-20, ikuti langkah berikut :

16

17

Untuk memastikan bahwa VLAN-10 dan VLAN-20 telah terhubung, lakukan ping kembali dari PC-A1 ke PC-A2

18

Agar switch dapat di Remote / di Ping, ikuti langkah berikut :

19 20

Setelah semua sudah terkonfigurasi maka jaringan VLAN-10 dan VLAN-20 sudah dapat terhubung dengan baik, dari masing-masing PC sudah dapat mengerimkan pesan ke PC yang lain walaupun berbeda jaringan VLAN.

NOTE :

VTP Server

Merupakan mode default semua switch catalyst. Digunakan untuk melakukan create, add, delete suatu VLAN, kemudian informasi yang telah dibuat diteruskan ke switch VTP transparent dan VTP Client.

VTP Client

Switch yang menerima dan menyimpan VLAN yang dikirim oleh VTP Server melalui VTP Trasnparent.

VTP Transparent

Switch ini tidak menyimpan informasi yang dikirim VTP Server, melainkan hanya meneruskan informasi tersebut ke VTP Client.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: